Ketika Neraka Menjadi Dingin Untuk Orang Yang Patuh Pada Allah

— Ketika Neraka Menjadi Dingin Untuk Orang Yang Patuh Pada Allah —

Nabiyullah Shallallahu’alaihiwasallam bersabda: “Ada empat jenis orang di hari kiamat nanti: Seorang laki-laki tuli yang tidak mendengar apapun, seorang laki-laki bodoh, seorang laki-laki yang pikun, dan seorang laki-laki yang mati dalam masa-masa kevakuman (ajaran agama atau risalah kenabian tidak sempat menjumpai dirinya). Orang tuli tersebut menyampaikan alasannya, ‘Wahai Rabku, telah datang Islam hanya aku tidak mendengar apapun tentang hal itu’. Adapun orang yang bodoh beralasan, ‘Wahai Rabku, Islam telah datang, hanya anak-anak melempariku dengan kotoran unta’. Adapun yang pikun berkata, ‘Wahai Rabku, telah datang Islam hanya aku tidak bisa berfikir sama sekali’. Adapun orang yang mati dalam masa-masa kevakuman berkata, ‘Wahai Rabku, para utusan-Mu tidak mendatangiku dan mengambil janji orang-orang untuk taat kepadanya. Lantas Allah mengutus para malaikatnya untuk mengatakan ‘Masuklah kalian ke dalam neraka’. Demi Dzat yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya, kalaulah mereka memasuki api tersebut, api itu akan menjadi dingin dan menyelamatkan mereka”.

‘Barangsiapa memasuki api tersebut, api tersebut akan menjadi dingin dan menyelamatkan, dan barangsiapa tidak memasukinya, ia justru diseret untuk memasukinya.”

(HR. Ahmad)

IG : @islam_nasehat
Blog : http://www.islam-nasehat.tk

Pacaran Sama Dengan Zina

وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنٰٓى اِنَّهٗ كَانَ فَاحِشَةً   ۗ  وَسَآءَ سَبِيْلًا

Dan janganlah kamu mendekati zina; (zina) itu sungguh suatu perbuatan keji, dan suatu jalan yang buruk.

(QS. Al-Isra’: Ayat 32)

IG : @islam_nasehat
Blog : http://www.islam-nasehat.tk

Surga Untuk Bilal & Bidadari Untuk Umar

Rasulullah Shallallahu’alaihiwasallam bersabda: “Saya bermimpi melihat diriku masuk surga. Lalu saya melihat Rumaisha istri Abu Thalhah. Dan saya mendengar suatu suara dari depanku, lalu saya bertanya siapakah itu Wahai jibril?. Dia menjawab, itu adalah Bilal.”

(Rasulullah Shallallahu’alaihiwasallam bersabda: “Lalu saya melihat sebuah istana putih dan di terasnya ada seorang gadis.” (Rasulullah Shallallahu’alaihiwasallam) bertanya, untuk siapa istana itu?. Dia menjawab, untuk ‘Umar bin Khattab, lalu saya hendak memasukinya dan melihatnya.

(Rasulullah Shallallahu’alaihiwasallam) bersabda: “Lalu saya ingat kecemburun ‘Umar. Lalu ‘Umar berkata; ‘Demi bapak dan ibumu Wahai Rasulullah apakah saya akan cemburu kepadamu?.”

(HR. Ahmad)

Kitab Suci Al-Quran

لَـقَدْ كَانَ فِيْ قَصَصِهِمْ عِبْرَةٌ لِّاُولِى الْاَلْبَابِ ۗ  مَا كَانَ حَدِيْثًا يُّفْتَـرٰى وَلٰـكِنْ تَصْدِيْقَ الَّذِيْ بَيْنَ يَدَيْهِ وَتَفْصِيْلَ كُلِّ شَيْءٍ وَّهُدًى وَّرَحْمَةً لِّـقَوْمٍ يُّؤْمِنُوْنَ

Sungguh, pada kisah-kisah mereka itu terdapat pengajaran bagi orang yang mempunyai akal. Al-Qur’an itu bukanlah cerita yang dibuat-buat, tetapi membenarkan kitab-kitab yang sebelumnya, menjelaskan segala sesuatu, dan sebagai petunjuk dan rahmat bagi orang-orang yang beriman.

(QS. Yusuf: Ayat 111)

Cinta Dunia, Takut Mati

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Hampir-hampir bangsa-bangsa memperebutkan kalian (umat Islam), layaknya memperebutkan makanan yang berada di mangkuk.” Seorang laki-laki berkata, “Apakah kami waktu itu berjumlah sedikit?”

beliau menjawab: “Bahkan jumlah kalian pada waktu itu sangat banyak, namun kalian seperti buih di genangan air. Sungguh Allah akan mencabut rasa takut kepada kalian, dan akan menanamkan ke dalam hati kalian Al wahn.”

Seseorang lalu berkata, “Wahai Rasulullah, apa itu Al wahn?” beliau menjawab: “Cinta dunia dan takut mati.”

(HR. Abu Daud)

Keistimewaan Al-Quran

قُلْ لَّئِنِ اجْتَمَعَتِ الْاِنْسُ وَالْجِنُّ عَلٰٓى اَنْ يَّأْتُوْا بِمِثْلِ هٰذَا الْقُرْاٰنِ لَا يَأْتُوْنَ بِمِثْلِهٖ وَلَوْ كَانَ بَعْضُهُمْ لِبَعْضٍ ظَهِيْرًا

Katakanlah, “Sesungguhnya jika manusia dan jin berkumpul untuk membuat yang serupa dengan Al-Qur’an ini, mereka tidak akan dapat membuat yang serupa dengannya, sekalipun mereka saling membantu satu sama lain.”

(QS. Al-Isra’: Ayat 88)

Azab Penyanyi Seksi & Peminum Alkohol

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Salam bersabda: “Akan terjadi pada ummat ini bencana longsor, digantinya rupanya dan angin ribut yang menghempaskan manusia, “

bertanyalah seseorang dari kaum muslimin: Wahai Rasulullah, kapan itu terjadi? beliau menjawab: “Apabila bermunculan para wanita penyanyi dan alat alat musik dan orang meminum minuman khamr.”

(HR. Tirmidzi)

Dahsyatnya Kiamat

يٰۤـاَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوْا رَبَّكُمْ ۚ  اِنَّ زَلْزَلَةَ السَّاعَةِ شَيْءٌ عَظِيْمٌ

Wahai manusia! Bertakwalah kepada Tuhanmu; sungguh, guncangan hari Kiamat itu adalah suatu kejadian yang sangat besar.

(QS. Al-Hajj: Ayat 1)